Tokutei Ginou

Koto-Ku, Japan

Jalur ini masih baru dan belum lama ini (tahun 2019) ditandatangani dokumen kerjasamanya antara pemerintah Jepang dan Pemerintah Indonesia. Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI akan membuat situs khusus bagi peserta Tokutei Ginou (TG).

Melalui situs itu perusahaan Jepang yang mencari lowongan bisa mem-posting di situs itu. Lalu tenaga kerja Indonesia bisa langsung melamar (kalau tertarik) lowongan yang tersedia.

Program TG ada dua tingkatan yaitu TG 1 dan TG 2. TG 1 lima tahun dan apabila diperpanjang ada perusahaan Jepang tetap menggunakan orang tersebut maka bisa ikut TG2 dan di dalam masa TG2 bisa membawa keluarganya ke Jepang.

Pemagang yang pernah ke Jepang boleh ikut program TG tersebut hanya saja diharapkan usianya kurang dari 30 tahun.

Apa itu TOKUTEI GINOU VISA?
Visa ini adalah salah satu jenis visa kerja baru. Tokutei Ginou secara harfiah memiliki arti “Specific Technical Skill Visa” atau “Visa Keahlian Khusus” atau sekarang dikenal dengan SSW (Specified Skilled Worker).

Persyaratan Utama Tokutei Ginou / SSW VISA:
1. Usia minimal 18 tahun
2. Lulus JLPT N4 atau JFT-Basic A2
3. Lulus Skill Test / Tes Bidang
(Lulus Interview Dengan Kaisha/User Jepang)
(Lulus Medical Check-Up)

Ada 14 Bidang Pekerjaan dalam Tokutei Ginou VISA:
– Konstruksi bangunan
– Pertanian
– Pembuatan kapal dan mesin kapal
– Perikanan dan akuakultur
– Pembuatan bahan makanan dan minuman
– Perawat lansia
– Manajemen kebersihan gedung
– Restoran
– Penginapan dan hospitality
– Industri komponen dan perkakas mesin
– Industri permesinan
– Teknik listrik, ekektronik dan informasi
– Penerbangan
– Perbaikan dan pemeliharaan mobil

Apakah TOKUTEI GINOU VISA dan SHUROU VISA itu sama?
Berbeda, Visa Shuro adalah istilah umum yang mengacu pada berbagai jenis VISA Kerja di Jepang. Tokukei Ginou adalah Visa Keahlian Khusus yang akan dimulai dari April 2019. Jadi jangan sampai salah informasi yah.

Apa eks-kenshuusei / eks-jisshuusei bisa mendaftar?
Bisa! Asalkan data-data ketika Kenshuusei atau Jishuusei dulu lengkap. Terutama data sertifikat penyelesaian program dari JITCO atau OTIT, CV & FORMULIR CoE yang dikumpulkan ke Imigrasi Jepang ketika dulu mendaftar sebagai Kenshuusei atau Jishuusei.

Berapa batas usia maksimal untuk mendaftar TOKUTEI GINOU VISA?
Minimum 18 tahun dan selama bisa lulus dalam Tes Bahasa Jepang dan Tes Bidang Keahlian. Tidak ada batasan umur UNTUK VISA ini, tapi OHM sendiri lebih mengutamakan peserta dibawah 35 tahun.

Sebenarnya bekerja di Jepang dengan VISA SSW berbentuk personal antara pekerja dan perusahaan user di Jepang (skema mandiri).
Proses Job-Matching TG di Indonesia bagi peserta new-comer (peserta baru) diadakan melalui website KEMNAKER dan sangat terbuka juga transparan.
https://ayokitakerja.kemnaker.go.id/lowongan/ao

Apa bisa mendaftar jika bidang saat kenshuu / jisshuu dulu berbeda?
Bisa. Yang PENTING, memiliki salinan data yang dulu dikumpulkan ke Imigrasi untuk mendaftar visa kenshuu/jisshuu sebelumnya. Data yang akan di-apply untuk TG, history data-data nya mesti sesuai dengan data-data yang dulu dikumpulkan untuk mendaftar visa kenshuusei atau jisshusei.
Kalau, data-data nya ada yang berbeda dengan dulu ketika kenshuu atau magang, maka dikhawatirkan CoE Tokutei Ginou nya tidak akan turun, karena datanya berbeda. Jadi alangkah lebih baiknya jika memiliki data history lama.

(*) Maksud sesuai di sini adalah seperti history kerja, pendidikan dll kalau update data seperti status sekarang sudah menikah dulu belum, tidak sama pun tidak apa-apa atau alamat berubah karena pindah itu tidak apa-apa.

Apakah bisa berpindah tempat kerja saat nanti sudah di Jepang?
Bisa, selama masih di bidang yang sama

Apakah saya harus memiliki kemampuan bahasa Jepang?
Jika belum memiliki kemampuan bahasa Jepang, silahkan ikut pelatihannya dulu di kursus terdekat. Bagi pemilik sertifikat JLPT N4 hingga N1 tidak harus mengikuti PELATIHAN BAHASA JEPANG.

Apa bisa jika sertifikat yang saya gunakan itu sertifikat NAT-TEST atau J-TEST?
Hanya sertifikat JLPT dan JFT Basic A2 by Japan Foundation.