Saminnet-Search Article Wiki Forum Blog SNS Cloud
saminnet info

Articles

rekam medis

Saya ingin menanyakan bagaimana dan ke mana saya harus mengajukan keberatan ketika pihak Rumah Sakit tidak mau memberikan data rekam medis? Sedangkan, pasiennya adalah anggota keluarga saya.
Jawaban :

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Pengaturan mengenaiツrekam medisツdapat kita jumpai dalamツPasal 46 ayat (1)ツUndang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran(窶弑U Praktik Kedokteran窶) yang mengatakan bahwa setiap dokter atau dokter gigi dalam menjalankan praktik kedokteran wajib membuat rekam medis.ツArti rekam medisツitu sendiri menurutツpenjelasan Pasal 46 ayat (1) UU Praktik Kedokteranadalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentangツidentitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang telah diberikan kepadaツpasien.

Lebih lanjut, dalamツPasal 47 UU Praktik Kedokteranツdiatur bahwa:

(1)ツDokumen rekam medis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 46 merupakan milik dokter, dokter gigi, atau sarana pelayanan kesehatan, sedangkanツisi rekam medis merupakan milik pasien.

(2)ツRekam medis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus disimpan dan dijaga kerahasiaannya oleh dokter atau dokter gigi dan pimpinan sarana pelayanan kesehatan.

(3)ツKetentuan mengenai rekam medis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Menteri.

Hak pasien atas isi rekam medis ini juga ditegaskan dalamツPasal 52 UU Praktik Kedokteran:

窶弃asien, dalam menerima pelayanan pada praktik kedokteran, mempunyai hak:

a.ツツツツmendapatkan penjelasan secara lengkap tentang tindakan medis sebagaimana dimaksud dalam Pasal 45 ayat (3);

b.ツツツツmeminta pendapat dokter atau dokter gigi lain;

c.ツツツツmendapatkan pelayanan sesuai dengan kebutuhan medis;

d.ツツツツmenolak tindakan medis; dan

e.ツツツツmendapatkan isi rekam medis.窶

Rumah sakit juga memiliki kewajiban yang berkaitan dengan rekam medis sebagaimana diatur dalamツPasal 29 ayat (1) huruf hツUndang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit(窶弑U Rumah Sakit).

Masih berkaitan dengan hak pasien, sebagaimana yang pernah dijelaskan dalam artikelツHak Pasien Atas Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit, pasien adalah konsumen. Oleh karena itu, hak-hak pasien sebagai konsumen juga dilindungi olehツUndang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumenツ(窶弑U Perlindungan Konsumen窶). Penjelasan lebih lanjut mengenai apa saja hak-hak pasien dapat Anda simak dalam artikel tersebut.

Adapun mengenai isi rekam medis diatur lebih khusus dalamツPasal 12 ayat (2)ツdanツayat (3) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis(窶弃ermenkes 269/2008窶). Pasal ini mengatakan bahwa isi rekam medis merupakan milik pasien yang dibuat dalam bentukツringkasan rekam medis.

Lebih lanjut, dalamツPasal 12 ayat (4) Permenkes 269/2008ツdijelaskan bahwa ringkasan rekam medis dapat diberikan, dicatat, atau dicopy olehツpasien atau orang yang diberi kuasa atau atas persetujuan tertulis pasien atau keluarga pasien yangツberhak untuk itu.

Dari bunyi pasalツPasal 12 ayat (4) Permenkes 269/2008ツdapat diketahui bahwa yang berhak mendapatkan ringkasan rekam medis adalah:

a.ツツツツPasien

b.ツツツツKeluarga pasien

c.ツツツツOrang yang diberi kuasa oleh pasien atau keluarga pasien

d.ツツツツOrang yang mendapat persetujuan tertulis dari pasien atau keluarga pasien

Permenkes 269/2008 ini tidak mengatur siapa saja yang dimaksud dengan keluarga di sini. Aturan tersebut tidak mengatakan siapa anggota keluarga yang bisa mendapatkan ringkasan rekam medis atau yang dapat memberikan persetujuan tertulis kepada orang lain untuk mendapatkan ringkasan medis tersebut.

Akan tetapi, untuk mengetahui anggota keluarga yang dimaksud kita dapat mengacu pada UU Praktik Kedokteran dalam pasal yang mengatur tentang persetujuan tindakan kedokteran atau kedokteran gigi. Pasal yang dimaksud adalahツPasal 45 ayat (1) UU Praktik Kedokteranツyang berbunyi:

窶彜etiap tindakan kedokteran atau kedokteran gigi yang akan dilakukan oleh dokter atau dokter gigi terhadap pasien harus mendapat persetujuan.窶

Menurutツpenjelasan Pasal 45 ayat (1) UU Praktik Kedokteran, pada prinsipnya yang berhak memberikan persetujuan atau penolakan tindakan medis adalah pasien yang bersangkutan. Namun, apabila pasien yang bersangkutan berada di bawah pengampuan (under curatele), persetujuan atau penolakan tindakan medis dapat diberikan oleh keluarga terdekat antara lainsuami/istri,ツayah/ibu kandung,ツanak-anak kandungツatauツsaudara-saudara kandung.

Apabila kedudukan Anda termasuk dalam kategori keluarga terdekat seperti disebutkan penjelasan Pasal 45 ayat (1) UU Praktik Kedokteran di atas, maka ringkasan rekam medis dapat diberikan, dicatat, atau dicopy oleh Anda.

Jika pihak rumah sakit menolak memberikan ringkasan medis kepada Anda sebagai keluarga pasien yang berhak, usahakan untuk menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan. Namun, jika pihak rumah sakit tetap menolak memberikan rekam medis tersebut, maka pasien atau keluarganya dapat menempuh langkah-langkah yang diatur dalam UU Rumah Sakit, yaitu:

1.ツツツツmenggugat dan/atau menuntut Rumah Sakit baik secara perdata maupun pidana (lihatPasal 32 huruf q); atau

2.ツツツツmengeluhkan pelayanan RS yang tidak sesuai dengan standar pelayanan melalui media cetak dan elektronik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan (lihatツPasal 32 huruf r). Penginformasian kepada media ini kemudian akan menimbulkan kewenangan bagi Rumah Sakit untuk mengungkap rahasia kedokteran pasien sebagai hak jawab Rumah Sakit (lihatツPasal 44 ayat [3]) .

Selain itu, pasien atau keluarganya juga dapatツmengajukan gugatan kepada pelaku usaha, kepada lembaga yang secara khusus berwenang menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha (lihatツPasal 45 UU Perlindungan Konsumen).

Demikian jawaban dari kami semoga bermanfaat.

Dasar hukum:

1.ツツツツUndang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran

2.ツツツツUndang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen

3.ツツツツUndang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit

4.ツツツツPeraturan Menteri Kesehatan Nomor 269/MENKES/PER/III/2008 tentang Rekam Medis

Comments   

 
0 #1 Guest 2018-10-30 00:50
Hi, always i used to check website posts here in the early hours in the break
of day, because i love to gain knowledge of more and more.


Feel free to visit my web page - noithatthanglong99.wordpress.c om/
Quote
 

TweetTweet Share on LinkedInShare on LinkedIn Share on Google+Google+ Submit to RedditReddit Publish on WordPress WordPress Send emailSend email